Panel MCFA fire alarm merek DEMCO terpasang di koridor gedung industri

Fire Alarm System Indonesia

Panel MCFA DEMCO & Berbagai Merek, Jenis dan Type LENGKAP

Master Control Fire Alarm (MCFA) adalah otak dari seluruh sistem deteksi kebakaran gedung Anda. PT. Global Mitra Proteksindo — STARVVO Fire Protection — menyediakan panel conventional maupun addressable beserta seluruh perlengkapannya, lengkap dengan jasa instalasi, commissioning, dan maintenance untuk industri, gedung bertingkat, rumah sakit, hotel, dan perkantoran di seluruh Indonesia.

15+ Tahun
Pengalaman proyek
10+ Merek
Panel MCFA
24/7
Support teknis
Se-Indonesia
Jangkauan layanan
Pengertian

Apa Itu Panel MCFA (Master Control Fire Alarm)?

Sebelum memilih merek dan type, pahami dulu peran panel ini di dalam sistem proteksi kebakaran gedung Anda.

MCFA atau Master Control Fire Alarm — sering juga disebut FACP (Fire Alarm Control Panel) — adalah unit kendali pusat yang mengawasi seluruh perangkat deteksi kebakaran di dalam sebuah bangunan. Panel inilah yang menerima sinyal dari smoke detector, heat detector, gas detector, flame detector, dan manual call point; menilai sinyal tersebut; lalu memutuskan tindakan apa yang harus dilakukan: membunyikan alarm, menyalakan strobe, menghidupkan pompa hydrant, menahan lift, atau melepaskan gas pemadam.

Analoginya sederhana: jika detector adalah indera penciuman dan peraba gedung, maka MCFA adalah otaknya. Tanpa panel, detector hanyalah sensor yang tidak berarti apa-apa. Panel yang salah dipilih atau salah dipasang membuat seluruh investasi perangkat lapangan menjadi sia-sia — inilah alasan pemilihan panel tidak boleh hanya berdasarkan harga termurah.

Di Indonesia, keberadaan sistem deteksi dan alarm kebakaran bukan sekadar pilihan. SNI 03-3985-2000, Permen PU No. 26/PRT/M/2008, dan Permenaker No. 02/MEN/1983 mewajibkan bangunan gedung tertentu memiliki instalasi alarm kebakaran yang terpasang, teruji, dan terpelihara. Sistem ini menjadi salah satu syarat penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF), audit K3, hingga penilaian risiko oleh perusahaan asuransi.

Secara garis besar, seluruh sistem fire alarm terdiri atas empat kelompok komponen: perangkat input (detector dan manual call point), unit kendali (MCFA beserta power supply dan baterai), perangkat output (bell, horn strobe, indicating lamp, relay interlock), dan jaringan kabel yang menghubungkan semuanya secara terawasi. Kegagalan pada salah satu kelompok akan langsung dilaporkan panel sebagai kondisi trouble/fault.

Halaman ini membahas tuntas panel MCFA merek DEMCO yang menjadi andalan kami, berbagai merek alternatif, jenis dan type panel, seluruh perlengkapannya, keunggulan, cara kerja langkah demi langkah, tahapan instalasi, video edukasi, hingga pertanyaan yang paling sering diajukan pelanggan kami.

./context_panel_images_1788605060727
Bagian dalam MCFA: main board, zone module, terminal, charger, dan baterai backup 2 × 12 V.

SNI 03-3985-2000

Tata cara perencanaan, pemasangan, dan pengujian sistem deteksi dan alarm kebakaran untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan gedung.

Permen PU No. 26/PRT/M/2008

Persyaratan teknis sistem proteksi kebakaran pada bangunan gedung dan lingkungan, termasuk kewajiban sistem deteksi dan alarm.

Permenaker No. 02/MEN/1983

Instalasi alarm kebakaran automatik: persyaratan pemasangan, pengujian, dan pemeliharaan di tempat kerja.

NFPA 72

National Fire Alarm and Signaling Code — acuan praktik terbaik internasional untuk desain, instalasi, dan pengujian sistem fire alarm.

Merek Utama

Panel MCFA Merek DEMCO

DEMCO menjadi pilihan utama karena keseimbangan harga, kualitas, ketersediaan sparepart, dan dukungan teknis lokal yang cepat — dari conventional 1 zone sampai addressable multi loop.

Conventional MCFA

DEMCO DFP-1Z / DFP-2Z

Panel conventional entry level dengan 1 sampai 2 zone deteksi, ideal untuk bangunan berukuran kecil yang tetap wajib memiliki sistem deteksi dini kebakaran.

Kapasitas
1 – 2 zone
Aplikasi
Ruko, minimarket, klinik, gudang kecil, kantor 1 lantai
  • Tegangan kerja 220 VAC dengan output DC 24 V untuk detector, bell, dan indicating lamp.
  • Dilengkapi charger otomatis untuk baterai backup 12 V 7 Ah (2 unit seri) sehingga panel tetap aktif minimal 24 jam saat listrik padam.
  • Indikator LED per zone: Fire, Trouble/Fault, Power On, dan Battery Low.
  • Tombol Alarm Silence, Reset, dan Lamp Test di panel depan.
  • Kotak plat besi dengan finishing powder coating merah tahan korosi.
Conventional MCFA

DEMCO DFP-5Z

Kelas menengah paling populer di Indonesia. Lima zone deteksi memungkinkan pembagian area per lantai atau per fungsi ruangan.

Kapasitas
5 zone
Aplikasi
Kantor 2–3 lantai, sekolah, restoran, workshop
  • Setiap zone memiliki End Of Line Resistor (EOLR) untuk memantau kontinuitas kabel loop.
  • Output NAC (Notification Appliance Circuit) terpisah untuk bell/horn strobe.
  • Relay output untuk interlock ke sistem lain: pressurized fan, lift homing, akses pintu, dan CCTV.
  • Buzzer internal dengan pola berbeda untuk kondisi Fire dan Fault.
Conventional MCFA (Modular)

DEMCO DFP-10Z / DFP-15Z / DFP-20Z

Panel modular yang dapat dikembangkan bertahap dengan menambah kartu zone, cocok untuk gedung bertingkat yang berkembang.

Kapasitas
10 – 20 zone
Aplikasi
Hotel, apartemen, rumah sakit, pabrik, mall skala menengah
  • Konstruksi modular: penambahan kapasitas cukup dengan menyisipkan zone card tanpa mengganti panel utama.
  • Mendukung sambungan ke Annunciator Panel di ruang security atau lobby.
  • Power supply lebih besar (5 A – 10 A) untuk mensuplai puluhan bell dan strobe.
  • Tersedia versi free standing (floor mounted) untuk ruang panel/MDF.
Addressable MCFA

DEMCO Addressable Fire Alarm Panel

Panel addressable dengan layar LCD yang menampilkan lokasi persis titik alarm — bukan sekadar nomor zone — sehingga respons jauh lebih cepat.

Kapasitas
1 – 4 loop (hingga ±1.000 titik)
Aplikasi
Gedung tinggi, kawasan industri, bandara, mall besar, data center
  • Setiap detector memiliki alamat unik, tampil di LCD sebagai teks lokasi (contoh: “L7 – Koridor Timur – Smoke 07-12”).
  • Loop dua kabel: detector, module, dan MCP berbagi jalur yang sama sehingga menghemat kabel secara signifikan.
  • Fitur drift compensation dan pre-alarm mengurangi false alarm akibat debu.
  • Cause & effect programming: satu titik dapat memicu aksi berbeda (evakuasi bertahap, shutdown AHU, release gas).
  • Networking antar panel via RS-485 / fiber untuk kawasan multi-gedung.
Aksesori Panel

DEMCO Repeater & Annunciator Panel

Panel bayangan yang menampilkan seluruh status MCFA utama di lokasi lain, umum dipakai di lobby dan ruang jaga 24 jam.

Kapasitas
Mirroring status panel utama
Aplikasi
Ruang security, lobby, ruang kontrol, pos jaga
  • Menampilkan status Fire, Fault, dan Silence yang identik dengan panel utama.
  • Beberapa tipe mengizinkan aksi Silence & Reset dari repeater.
  • Terhubung melalui jalur komunikasi RS-485 yang diawasi (supervised).

Butuh brosur teknis lengkap DEMCO, daftar harga, atau perhitungan jumlah zone untuk gedung Anda? Kirimkan denah lantai — tim engineering kami menghitung gratis.

Minta Brosur & Harga DEMCO
Berbagai Merek

Pilihan Merek Panel MCFA yang Kami Suplai

Setiap proyek punya kebutuhan, spesifikasi tender, dan anggaran berbeda. Kami membantu Anda memilih merek yang paling tepat — bukan yang paling mahal.

DEMCO

Best value — pilihan utama STARVVO

Asal: Indonesia / Asia

Merek andalan yang kami pasok karena keseimbangan harga, ketersediaan sparepart, dan dukungan teknis lokal. Tersedia lengkap dari conventional 1 zone hingga addressable multi loop beserta seluruh perangkat lapangannya.

  • Harga kompetitif dengan kualitas terbukti di ribuan proyek
  • Sparepart & detector selalu ready stock di Jakarta
  • Garansi resmi dan layanan purna jual cepat
  • Kompatibel dengan detector conventional standar pasar

STARVVO

Brand rakitan lokal

Asal: Indonesia

Panel rakitan dengan komponen pilihan, dapat dikustom sesuai jumlah zone dan kebutuhan interlock proyek Anda, termasuk pemesanan panel non-standar.

  • Custom jumlah zone sesuai gambar shop drawing
  • Bisa dipadukan dengan Fire Trap & FM-200
  • Produksi dan servis di workshop Tangerang

NOHMI

Premium high-rise

Asal: Jepang

Standar tinggi untuk gedung perkantoran kelas A dan proyek Jepang, dikenal sangat stabil dan minim false alarm.

  • Reliabilitas tinggi
  • Umur pakai panjang
  • Populer di gedung bertingkat

HOCHIKI

Premium addressable

Asal: Jepang

Protokol addressable terbuka (ESP) yang banyak dipakai integrator besar, sensor dengan sensitivitas sangat baik.

  • Protokol terbuka
  • Sensor presisi
  • Ekosistem device luas

NITTAN

Industri & pabrik

Asal: Jepang

Banyak digunakan pada fasilitas manufaktur dengan lingkungan berat dan kebutuhan interlock proses.

  • Tahan lingkungan industri
  • Modul I/O lengkap

NITTO / YUN YANG / HORING LIH

Ekonomis & mudah didapat

Asal: Taiwan / Asia

Alternatif conventional dengan harga bersaing, banyak dipakai pada ruko, gudang, dan proyek renovasi.

  • Harga ekonomis
  • Instalasi sederhana
  • Stok melimpah

NOTIFIER / EDWARDS / SIMPLEX

Enterprise & sertifikasi internasional

Asal: Amerika Serikat

Pilihan untuk proyek yang mensyaratkan listing UL/FM dan integrasi Building Management System skala besar.

  • Listing UL/FM
  • Integrasi BMS
  • Networking multi-panel

SIEMENS / BOSCH / SCHNEIDER (ESMI)

Integrasi gedung pintar

Asal: Eropa

Cocok untuk gedung dengan sistem otomasi terpusat, mendukung protokol terbuka dan graphic workstation.

  • Integrasi BMS/EN 54
  • Graphic monitoring
  • Skalabilitas tinggi
Jenis & Type

Jenis, Type, dan Konfigurasi Panel MCFA

Dari conventional 1 zone hingga addressable networked lintas gedung — pahami perbedaannya agar tidak salah investasi.

Jenis PanelIdentifikasi LokasiSkala BangunanKelebihanPertimbangan
ConventionalPer zone (kelompok area)Kecil – menengahEkonomis, mudah dirawat, komponen mudah didapatLokasi hanya sebatas zone, butuh kabel per zone
Semi AddressableZone + modul alamatMenengahUpgrade bertahap dari conventionalKetergantungan pada modul tambahan
Full AddressablePer titik detector (alamat unik)Menengah – besarLokasi presisi, hemat kabel, cause & effect fleksibelInvestasi awal lebih tinggi, butuh teknisi terlatih
Addressable NetworkedAntar panel dalam jaringanKawasan multi gedungMonitoring terpusat, redundansi jaringanPerlu desain jaringan dan graphic workstation
Wireless Fire AlarmRadio frequencyBangunan cagar budaya/renovasiTanpa pembobokan, instalasi cepatPerlu penggantian baterai perangkat berkala

Berdasarkan Kapasitas Zone

Panel tersedia dalam konfigurasi 1, 2, 5, 10, 15, 20 zone hingga panel modular puluhan zone. Satu zone sebaiknya tidak melebihi satu lantai atau satu kompartemen kebakaran agar pencarian titik alarm tetap cepat.

Berdasarkan Konstruksi Box

Wall mounted (menempel dinding) untuk mayoritas gedung, free standing / floor mounted untuk ruang panel dan proyek industri besar, serta versi flush mounted yang tertanam rapi di dinding lobby.

Berdasarkan Fungsi Tambahan

Tersedia panel dengan modul releasing (memicu FM-200/CO2), panel dengan modul komunikator (mengirim notifikasi ke ponsel/CMS), serta panel dengan integrasi PA/BGM untuk pengumuman evakuasi bertahap.

Conventional atau Addressable?

Pertanyaan ini paling sering muncul saat konsultasi. Jawaban singkatnya: gunakan conventional bila jumlah titik deteksi relatif sedikit, bangunan tidak bertingkat banyak, dan anggaran menjadi pertimbangan utama. Panel conventional hanya melaporkan “Zone 3 alarm”, sehingga petugas masih perlu menyisir area zone tersebut — hal yang wajar bila satu zone hanya seluas satu lantai kecil.

Sebaliknya, pada gedung bertingkat, rumah sakit, hotel, atau pabrik luas, addressable jauh lebih efisien. Panel akan menampilkan “Lantai 7 – Koridor Timur – Smoke 07-12”, sehingga tim tanggap darurat langsung menuju titik yang tepat. Penghematan kabel pada instalasi berskala besar juga membuat selisih harga panel sering kali tertutup oleh penghematan material dan tenaga kerja.

Menghitung Kebutuhan Titik Deteksi

Sebagai patokan perencanaan awal, satu smoke detector melindungi kurang lebih 60–80 m² dan satu heat detector 40–50 m² pada plafon setinggi maksimal 4 meter. Jarak detector ke dinding tidak lebih dari setengah jarak antar detector, dan tidak boleh terhalang balok plafon yang tinggi.

Manual call point ditempatkan di jalur evakuasi dengan jarak antar titik maksimal ±30 meter dan pada ketinggian ±1,4 meter. Alarm bell atau horn strobe dipasang agar tingkat kebisingan alarm terdengar minimal 15 dB di atas kebisingan latar ruangan.

Perlengkapan

Perlengkapan Sistem Fire Alarm Selengkapnya

Panel MCFA tidak bekerja sendirian. Berikut seluruh perangkat pendukung yang kami suplai beserta fungsi dan spesifikasi teknis ringkasnya.

./conventional_fire_panel_001_1788605015989
Perangkat lapangan standar: smoke detector, heat detector, alarm bell, horn strobe, indicating lamp, dan manual call point.

Smoke Detector (Photoelectric)

Mendeteksi partikel asap sebelum api membesar

Menggunakan ruang optik berisi LED inframerah dan photodioda. Saat asap masuk, cahaya terhambur dan mengenai photodioda sehingga detector mengirim sinyal alarm ke MCFA. Paling sensitif terhadap api menyala lambat (smouldering fire) seperti korsleting kabel, kertas, dan bahan berlapis.

  • Tegangan kerja 12–30 VDC
  • Coverage ±60–80 m² per unit (mengikuti SNI 03-3985)
  • Base terpisah, dilengkapi LED indikator
  • Tersedia versi conventional 2 wire & addressable

Heat Detector (Fixed & ROR)

Mendeteksi kenaikan atau ambang suhu ruangan

Tipe Fixed Temperature aktif pada suhu tetap (umumnya 57 °C atau 70 °C), sedangkan tipe Rate of Rise (ROR) aktif jika suhu naik terlalu cepat (± 8 °C per menit). Dipasang di dapur, ruang genset, parkir, dan area berdebu tempat smoke detector rawan false alarm.

  • Fixed 57 °C / 70 °C / 90 °C
  • ROR ±8 °C per menit
  • Coverage ±40–50 m² per unit
  • Kontak NO, reset otomatis setelah suhu normal (tipe ROR)

Gas & Flame Detector

Mendeteksi kebocoran gas dan nyala api langsung

Gas detector memantau LPG, LNG, atau gas mudah terbakar di dapur komersial dan pabrik. Flame detector (UV/IR) mendeteksi radiasi nyala api dalam hitungan detik untuk area berisiko tinggi seperti tank farm dan ruang bahan bakar.

  • Sensor katalitik / semikonduktor untuk gas
  • UV, IR, atau kombinasi UV/IR untuk flame
  • Output relay & sinyal ke MCFA
  • Opsi housing explosion proof

Manual Call Point / Push Button

Memicu alarm secara manual oleh penghuni

Dipasang setinggi 1,4 meter di jalur evakuasi, dekat pintu tangga darurat, dan di setiap lantai. Break glass atau tekan tombol akan langsung memerintahkan MCFA membunyikan alarm umum tanpa menunggu detector.

  • Tipe break glass, resettable key, atau push type
  • Jarak maksimum antar titik ±30 m di jalur evakuasi
  • Housing merah dengan tulisan “FIRE”

Alarm Bell

Sirene mekanis penanda evakuasi

Bell 6 inci berbahan plat baja dengan output suara sekitar 90 dB pada jarak 1 meter — cukup keras untuk terdengar di seluruh lantai. Dipasang berdampingan dengan MCP dan indicator lamp dalam satu set titik alarm.

  • 24 VDC / 220 VAC
  • ±90 dB @ 1 m
  • Diameter 6 inci
  • Finishing merah anti karat

Horn Strobe / Sounder Beacon

Peringatan suara sekaligus cahaya

Wajib pada area bising (pabrik, workshop) dan area dengan penghuni tuna rungu. Kombinasi horn 100 dB dan lampu strobe kedip membuat peringatan tetap tersampaikan meski suara tenggelam oleh mesin.

  • Horn ±100 dB
  • Strobe 1 Hz
  • 24 VDC
  • Rating IP luar/dalam ruang

Indicating / Location Lamp

Menandai lokasi titik alarm aktif

Lampu merah yang menyala saat zone bersangkutan alarm, memudahkan petugas menemukan area sumber alarm dari kejauhan pada koridor panjang.

  • 24 VDC
  • LED merah hemat daya
  • Dipasang di atas MCP/hydrant box

Battery Backup & Power Supply

Menjaga panel tetap hidup saat listrik padam

Sepasang baterai sealed lead acid 12 V yang diisi otomatis oleh charger panel. Standar perencanaan: panel harus bertahan minimal 24 jam standby ditambah 5–10 menit kondisi alarm penuh.

  • 2 × 12 V 7 Ah/12 Ah/18 Ah
  • Charger otomatis di dalam MCFA
  • Proteksi over-charge & deep discharge

Kabel NYA/NYM & Fire Resistant Cable

Jalur daya dan sinyal antar perangkat

Loop detector umumnya memakai NYA 1,5 mm² di dalam konduit, sedangkan jalur kritis (NAC, pompa, interlock) sebaiknya memakai kabel tahan api (FRC) agar tetap berfungsi selama kebakaran berlangsung.

  • NYA/NYM 1,5–2,5 mm² dalam konduit
  • FRC 2 × 1,5 mm² untuk jalur kritis
  • Warna kabel dibedakan per fungsi
  • EOLR di ujung setiap zone

Module Addressable (Input / Output / Isolator)

Menghubungkan perangkat non-addressable ke loop

Input module membaca kontak flow switch, tamper valve, atau panel gas. Output module mengendalikan relay eksternal. Isolator module memutus sebagian loop yang korslet agar sisa loop tetap bekerja.

  • Monitor / control / isolator
  • Dialamati seperti detector
  • Dipasang dalam junction box

Annunciator / Repeater Panel

Menampilkan status panel di lokasi lain

Ditempatkan di lobby atau pos security agar petugas tidak perlu berlari ke ruang panel utama untuk mengetahui lokasi alarm.

  • LCD / LED mimic
  • Komunikasi RS-485
  • Opsi tombol silence & reset

Interface ke Sistem Lain

Interlock hydrant, FM-200, lift, dan AHU

MCFA modern menjadi otak keselamatan gedung: memicu pompa hydrant, menahan lift di lantai dasar, mematikan AHU, membuka pintu darurat, hingga melepas gas FM-200 di ruang server.

  • Relay kontak bebas tegangan (volt free)
  • Interlock lift homing & door release
  • Trigger release panel gas suppression
  • Sinyal ke BMS / CCTV

Semua perlengkapan di atas tersedia ready stock di gudang Jakarta dan workshop Tangerang. Bisa dibeli satuan maupun paket lengkap dengan instalasi.

Cek Ketersediaan & Harga
Keunggulan

Keunggulan Memasang Panel MCFA di Gedung Anda

Bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi — sistem yang benar melindungi nyawa, aset, dan kelangsungan bisnis.

01

Deteksi Dini, Kerugian Minimal

Api pada menit pertama masih dapat dipadamkan dengan satu unit APAR. MCFA memberi Anda menit-menit emas itu — sebelum api menjalar ke plafon dan instalasi listrik. Statistik pemadam kebakaran menunjukkan mayoritas kerugian besar terjadi karena kebakaran ditemukan terlambat, bukan karena api yang mustahil dipadamkan.

02

Pengawasan 24 Jam Tanpa Lelah

Detector bekerja terus-menerus, termasuk saat gedung kosong pada malam hari, akhir pekan, dan libur panjang. Panel tetap hidup dengan baterai backup ketika PLN padam sehingga tidak ada jeda perlindungan.

03

Lokasi Alarm Langsung Terbaca

Panel conventional menunjukkan zone, panel addressable menunjukkan titik persis lengkap dengan nama ruangan. Tim tanggap darurat tidak membuang waktu menyisir gedung.

04

Memenuhi Regulasi & Syarat Perizinan

Permen PU No. 26/PRT/M/2008, SNI 03-3985-2000, dan Permenaker No. 02/MEN/1983 mewajibkan sistem deteksi kebakaran pada bangunan gedung. MCFA yang terpasang benar menjadi syarat SLF, audit K3, dan penilaian asuransi.

05

Premi Asuransi Lebih Ringan

Perusahaan asuransi memberi penilaian risiko lebih baik pada gedung dengan sistem proteksi aktif yang terpelihara. Dokumentasi maintenance MCFA sering menjadi pembeda saat klaim diajukan.

06

Terintegrasi dengan Sistem Proteksi Lain

Satu panel dapat menjadi pemicu pompa hydrant, sprinkler alarm valve, FM-200, fire damper, pressurized fan, hingga lift homing. Semua bekerja sebagai satu kesatuan, bukan alat-alat yang berdiri sendiri.

07

Skalabel dan Mudah Dikembangkan

Panel modular memungkinkan penambahan zone atau loop mengikuti perluasan gedung tanpa membongkar sistem yang sudah berjalan.

08

Biaya Operasional Rendah

Konsumsi daya sistem sangat kecil, sementara perawatannya cukup berkala. Dibanding nilai aset dan kelangsungan bisnis yang dilindungi, biaya kepemilikan MCFA tergolong sangat rendah.

Cara Kerja

Cara Kerja Panel MCFA Langkah demi Langkah

Dari kondisi standby hingga reset — inilah rangkaian peristiwa yang terjadi dalam hitungan detik saat kebakaran terdeteksi.

  1. 01

    Kondisi Normal (Standby)

    MCFA mengalirkan arus pengawasan kecil ke setiap zone. Arus ini melewati seluruh detector dan berakhir di End Of Line Resistor. Selama nilai arus berada dalam rentang normal, panel menyalakan LED hijau “Power/Normal”.

  2. 02

    Deteksi Awal

    Asap, panas, nyala api, atau gas terdeteksi oleh perangkat lapangan. Detector mengubah kondisi rangkaian: pada sistem conventional resistansi zone turun drastis, pada sistem addressable detector mengirim data digital berisi alamat dan level sensor.

  3. 03

    Verifikasi Sinyal

    Panel membedakan sinyal alarm (arus tinggi) dari gangguan/fault (rangkaian putus). Pada panel addressable tersedia pre-alarm dan alarm verification delay agar debu atau uap sesaat tidak langsung memicu evakuasi seluruh gedung.

  4. 04

    Alarm Dibunyikan

    Buzzer panel berbunyi, LED zone menyala, LCD menampilkan lokasi, lalu output NAC mengaktifkan alarm bell, horn strobe, dan indicating lamp di seluruh area terkait.

  5. 05

    Aksi Otomatis (Cause & Effect)

    Relay panel menjalankan skenario yang telah diprogram: menyalakan pompa hydrant, menahan lift di lantai dasar, mematikan AHU, menutup fire damper, membuka pintu darurat, dan melepas gas FM-200 pada ruangan khusus.

  6. 06

    Respons Manusia & Evakuasi

    Petugas membaca lokasi di panel atau annunciator, menuju titik alarm, memverifikasi kondisi, memadamkan api awal dengan APAR/hydrant, sementara penghuni mengikuti jalur evakuasi menuju titik kumpul.

  7. 07

    Silence & Reset

    Setelah situasi terkendali, tombol Alarm Silence mematikan bunyi namun tetap menahan indikasi lokasi. Panel baru boleh di-Reset setelah penyebab alarm benar-benar dibersihkan agar sistem kembali ke kondisi standby.

Membaca Indikator Panel

  • POWER (hijau)Panel menerima suplai AC dan bekerja normal.
  • FIRE (merah)Alarm kebakaran aktif pada zone/alamat tertentu.
  • TROUBLE / FAULT (kuning)Gangguan sistem: kabel putus, EOLR lepas, sekring putus, atau baterai lemah.
  • BATTERY LOWBaterai backup melemah atau tidak terhubung — segera ganti.
  • SILENCEBunyi alarm dimatikan sementara, indikasi lokasi tetap menyala.
  • DISABLE / ISOLATEZone sengaja dinonaktifkan (misal saat renovasi) — jangan lupa aktifkan kembali.

Prosedur Saat Alarm Berbunyi

  1. Petugas membaca lokasi alarm pada panel atau annunciator.
  2. Tim tanggap darurat menuju lokasi untuk verifikasi visual.
  3. Jika api kecil: padamkan dengan APAR yang sesuai kelas kebakaran.
  4. Jika api membesar: bunyikan evakuasi umum, aktifkan hydrant, hubungi Dinas Pemadam Kebakaran (113).
  5. Penghuni menuju titik kumpul lewat tangga darurat, jangan lift.
  6. Setelah aman: bersihkan penyebab, lalu Silence dan Reset panel hingga kembali normal.
Instalasi & Maintenance

Tahapan Pekerjaan Bersama Tim STARVVO

Kami tidak berhenti di penjualan panel. Survei, desain, instalasi, commissioning, training, hingga maintenance berkala dikerjakan tim teknisi bersertifikat.

Teknisi melakukan commissioning panel fire alarm di area industri
Testing & commissioning setiap titik deteksi sebelum serah terima pekerjaan.

1. Survei & Fire Risk Assessment

Tim kami meninjau denah, fungsi tiap ruangan, tinggi plafon, jenis material, dan tingkat hunian untuk menentukan jenis detector, jumlah titik, serta pembagian zone.

2. Perencanaan & Shop Drawing

Pembuatan gambar tata letak detector, jalur konduit, riser diagram, perhitungan beban baterai, dan bill of quantity. Semua mengacu SNI 03-3985-2000 serta NFPA 72 sebagai referensi praktik terbaik.

3. Penarikan Kabel & Konduit

Instalasi konduit dan penarikan kabel dilakukan rapi dengan pengujian tahanan isolasi. Jalur kritis menggunakan kabel tahan api agar tetap berfungsi selama kebakaran.

4. Pemasangan Panel & Perangkat

MCFA dipasang di area yang mudah diakses petugas, biasanya lobby atau ruang security. Detector, MCP, bell, dan strobe dipasang sesuai ketinggian dan jarak yang disyaratkan.

5. Testing & Commissioning

Setiap titik diuji satu per satu dengan smoke tester dan heat tester, pengujian fault loop, uji baterai backup, uji interlock, serta simulasi skenario alarm penuh.

6. Training & Serah Terima

Pelatihan operasional untuk tim building management, penyerahan as-built drawing, manual, hasil commissioning, dan kartu garansi.

7. Maintenance Berkala

Pemeriksaan bulanan (indikator & baterai), triwulan (uji sampel detector), dan tahunan (pengujian menyeluruh, pembersihan detector, penggantian baterai) dengan laporan tertulis.

Aplikasi Sistem MCFA Berdasarkan Jenis Bangunan

Perkantoran & Gedung Bertingkat

Addressable multi loop dengan annunciator di lobby dan interlock lift.

Pabrik & Kawasan Industri

Heat detector, flame detector, horn strobe area bising, interlock proses produksi.

Rumah Sakit & Klinik

Evakuasi bertahap, sounder volume terukur, integrasi nurse station.

Hotel & Apartemen

Detector per unit kamar, sounder koridor, panel repeater di front office.

Mall & Retail

Zona besar dengan pembagian tenant, integrasi PA/BGM untuk pengumuman evakuasi.

Gudang & Logistik

Beam detector untuk plafon tinggi, heat detector area rak tinggi.

Data Center & Ruang Server

Deteksi dini VESDA/smoke, interlock release FM-200 dan shutdown AC presisi.

Sekolah & Kampus

MCP di setiap koridor, bell tiap lantai, prosedur latihan evakuasi rutin.

Restoran & Dapur Komersial

Heat detector dan gas detector dipadu Fire Trap System pada hood dapur.

SPBU & Fasilitas Bahan Bakar

Flame detector explosion proof dan MCP tahan cuaca.

FAQ

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Rangkuman pertanyaan pelanggan kami seputar panel MCFA, perlengkapan, perawatan, dan biaya.

MCFA (Master Control Fire Alarm) adalah pusat kendali sistem fire alarm. Panel ini bukan panel distribusi listrik, melainkan perangkat yang mengawasi seluruh detector, menerima sinyal kebakaran, membunyikan alarm, dan memicu peralatan proteksi lain. Panel listrik mendistribusikan daya, MCFA mengelola keselamatan.

Pertanyaan Anda belum terjawab? Tim teknis kami siap membantu 24/7.

Tanya Tim Teknis via WhatsApp

Hubungi Kami

Konsultasi Gratis Kebutuhan Panel MCFA Anda

Kirimkan denah gedung atau ceritakan kebutuhan Anda. Tim engineering STARVVO — PT. Global Mitra Proteksindo akan membantu memilih jenis panel, menghitung jumlah titik deteksi, dan menyiapkan penawaran rinci tanpa biaya.

STARVVO

PT. Global Mitra Proteksindo — penyedia Fire Protection System, Fire Alarm System, Fire Hydrant, APAR, Fire Suppression FM-200, dan Fire Safety Equipment untuk industri dan gedung di seluruh Indonesia.

Kontak

  • 0813-1913-1032 / 021-5433-1863
  • sales@gmpro.id
  • Customer support 24/7

Alamat

  • Showroom & Marketing: Komp. Perkantoran Mutiara Taman Palem Blok A15 No. 27-28, Cengkareng, Jakarta Barat 11730
  • Factory & Workshop: Jl. AMD Manunggal No. 99, Cadas Lebak Wangi, Sepatan, Tangerang 15520

Navigasi

© 2026 PT. Global Mitra Proteksindo — STARVVO Fire Protection. Seluruh hak cipta dilindungi.