PT. GLOBAL MITRA PROTEKSINDO — FIRE PROTECTION & SAFETY EQUIPMENT

HYDRANT VALVE
ARTERI Proteksi
Kebakaran

Katalog teknis lengkap Hydrant Valve dan control valve proteksi kebakaran — berbagai jenis, tipe, dan ukuran 1,5" hingga 12" (DN300): hydrant valve Machino & Nakajima, OS&Y gate valve 300 psi, solenoid valve, alarm check valve, beserta seluruh komponen aksesorisnya.

300
PSI Working Pressure
DN50–300
Rentang Ukuran
ISO 9001
SNI ISO 2015
UL / FM
Listed & Approved

Hydrant valve kuningan dengan coupling Nakajima dan handwheel merah
HYDRANT VALVE 2,5" — NAKAJIMA COUPLING — BRASS BODY — RED CAST IRON HANDWHEEL

[01] TECHNICAL NEXUS — JENIS, TIPE & UKURAN

Katalog Valve Hydrant & Control Valve

Empat kelompok valve inti pada sistem proteksi kebakaran berbasis air. Setiap kartu data memuat spesifikasi material, tekanan kerja, dimensi, dan nomor referensi resmi pabrikan sehingga dapat langsung dipakai untuk penyusunan BoQ maupun spesifikasi teknis proyek.

Hydrant valve kuningan tipe sudut dengan handwheel merah
01 / GMP-HV-MCN
Detail Hydrant Valve Machino / Nakajima

Hydrant Valve Machino / Nakajima

Angle Type · Brass · 1,5" – 2,5"

Hydrant valve (landing valve) adalah katup ketup penyalur air pada hydrant box maupun pillar hydrant. Body kuningan tempa dengan handwheel besi tuang merah, outlet coupling Machino atau Nakajima siap disambung fire hose.

Type
Keran / Angle Valve
Size
1,5" · 2" · 2,5"
Height
44 cm · 55 cm · 62 cm
Weight
1.100 gr · 1.500 gr · 2.500 gr
Coupling
Machino / Nakajima / Instantaneous
Material
Brass (kuningan)
Handwheel
Red Cast Iron
Inlet
Flange / Male Thread BSP
Minta Penawaran
OS&Y gate valve flanged merah untuk sistem proteksi kebakaran
02 / OSF-0200 … OSF-1200

FireKing OS&Y Gate Valve 300 psi – Flanged

Ductile Iron · Resilient Wedge · DN50 – DN300

Outside Screw and Yoke Gate Valve dengan batang naik (rising stem) sebagai indikator posisi terbuka/tertutup secara visual. Digunakan sebagai control valve utama pada riser hydrant dan sprinkler. Working pressure 300 psi (21 bar), FM Approved & UL Listed.

Working Pressure
300 psi (21 bar)
Seat Type
Resilient Wedge
Finish
Fusion bonded epoxy (dalam & luar)
Standar Desain
AWWA C515
Flange
ANSI B16.1 Cl.125 / EN1092-2 PN10 / PN16
Body & Bonnet
Ductile Iron ASTM A536 65-45-12
Stem
Stainless Steel AISI 420, pre-notched
Ukuran
2" DN50 s/d 12" DN300
SizeL (mm)H1 ClosedH2 OpenD (mm)Ref. ANSIBerat (kg)Torsi (Nm)
2" DN50178348400152OSF-020014,727
2½" DN65190373440178OSF-025017,738
3" DN80203408490191OSF-030023,171
4" DN100229471573229OSF-040031,6102
5" DN125254541665254OSF-0500*42,2122
6" DN150267601755279OSF-060053,2149
8" DN200292774975343OSF-080091,3203
10" DN2503309391193406OSF-1000134,6251
12" DN30035610651370483OSF-1200200,0305

* Ukuran 5" hanya UL Listed. Data: FireKing™ / The Viking Corporation, datasheet OSF.

Minta Penawaran
Solenoid valve kuningan dengan coil biru untuk sistem pemadam otomatis
03 / S918304170N

Solenoid Valve Fire Trap 1/2"

Brass Body · Coil IP66 · 2 – 70 bar

Katup kontrol elektromagnetik untuk automatic fire suppression system. Membuka/menutup aliran media secara instan atas perintah panel deteksi — jantung sistem hydrant & suppression otomatis pada smart building.

Size
1/2" (tersedia s/d 2")
Type
S918304170N
Orifice
17 mm
Pressure Range
2 – 70 bar
Proteksi Coil
IP66, 100% ED
Dimensi
8 cm (L) × 12,5 cm (T) × 6,5 cm
Tegangan
AC 220V / DC 24V
Body
Brass, seal NBR/EPDM/Viton
Minta Penawaran
Alarm check valve merah dengan access cover berbaut
04 / Viking Model J-1

Alarm Check Valve Model J-1

Ductile Iron · 250 psi · DN80 – DN200

Berfungsi sebagai check valve yang menahan air bertekanan di atas clapper dan mencegah aliran balik dari pipa sprinkler, sekaligus memicu alarm saat terjadi aliran air berkelanjutan melalui water motor alarm dan/atau pressure switch.

Pressure Rating
250 psi (17,2 bar)
Uji Hidrostatis Pabrik
500 psi (34,5 bar)
Body
Ductile Iron ASTM A536 65-45-12
Clapper
Teflon coated steel + rubber EPDM
Seat
Brass UNS-C84400
Posisi Pasang
Vertikal (flow up) / horizontal cover up
Sambungan
Flange×Flange, Flange×Groove, Groove×Groove
Approval
UL, cUL, FM, LPCB, VdS, CE, MEA
Nominal SizePart No. (Flg×Flg)Friction LossBerat KirimScrew CoverTorsi Baut
3" / DN800823510 ft (3,1 m)35 lbs (16 kg)3/8"-16 HHC19 ft.lbs
4" / DN1000823813 ft (4,0 m)47 lbs (21 kg)3/8"-16 HHC19 ft.lbs
6" / DN1500824120 ft (6,0 m)75 lbs (34 kg)½"-13 HHC45 ft.lbs
8" / DN2000824423 ft (7,0 m)135 lbs (61 kg)5/8"-11 HHC93 ft.lbs

Friction loss dinyatakan sebagai panjang ekuivalen pipa Sch.40 (Hazen & Williams C=120). Data: Viking Technical Data Wet 26a–26g.

Minta Penawaran

[02] KOMPONEN & AKSESORIS

Komponen Pendukung Sistem Hydrant

Satu hydrant valve tidak bekerja sendiri. Ia adalah titik akhir dari rangkaian komponen yang harus kompatibel secara dimensi, material, dan kelas tekanan — dari coupling, selang, nozzle, box, hingga perangkat alarm dan monitoring.

Set coupling kuningan Machino dan Nakajima dengan gasket dan blank cap

COUPLING SET — BRASS — MACHINO / NAKAJIMA / INSTANTANEOUS

Semua aksesoris tersedia dalam ukuran 1,5" dan 2,5" untuk sisi hose, serta DN50–DN300 untuk sisi perpipaan. Lihat pula hydrant valve dan alarm check valve yang menjadi pasangannya.

Machino Coupling

1,5" · 2,5"

Coupling standar Indonesia/Jepang, kuningan tempa, sambungan cepat seperempat putaran dengan gasket karet NBR. Tersedia 1,5" dan 2,5".

Nakajima Coupling

1,5" · 2,5"

Coupling tipe kunci-putar dengan tiga lug pengunci — presisi tinggi, banyak dipakai pada instalasi gedung tinggi dan kawasan industri.

Blank Cap & Chain

1,5" · 2,5"

Penutup outlet hydrant valve dengan rantai stainless, menjaga seat dan gasket bebas kotoran serta mencegah kebocoran tekanan.

Fire Hose Rubber / Canvas

1,5" · 2,5" × 30 m

Selang pemadam 30 m dengan working pressure 13 bar (canvas) dan 20 bar (rubber), lengkap coupling terpasang.

Hose Nozzle & Jet Spray

1,5" · 2,5"

Nozzle kuningan jet/variable spray untuk mengatur pola pancar; kompatibel Machino & Nakajima.

Hydrant Box A1 / A2 / B / C

Tipe A1, A2, B, C

Box indoor & outdoor plat besi 1,2–2 mm finishing cat merah, dilengkapi kaca dan kunci.

Pillar Hydrant Two / Three Way

4" / 6" inlet

Pillar cast iron/ductile iron dengan outlet 2×2,5" atau tiga arah, tekanan kerja 12–16 bar.

Siamese Connection

4" – 6"

Titik suplai air dari mobil pemadam ke jaringan hydrant gedung, tipe two way & three way.

Retard Chamber

Standard trim 250 psi

Aksesori wajib alarm check valve pada suplai air bertekanan variabel untuk menghilangkan alarm palsu.

Water Motor Alarm & Gong

Universal

Alarm mekanis digerakkan aliran air, tidak memerlukan listrik — audible saat sprinkler terbuka.

Pressure Switch & Gauge

0–300 psi

Pressure switch non-interruptible untuk panel alarm elektrik, plus gauge inlet/outlet 0–300 psi.

Tamper / Supervisory Switch

OS&Y DN50–DN300

Dipasang pada stem OS&Y yang sudah pre-notched untuk memonitor posisi valve ke fire alarm panel.

Butterfly & Check Valve

DN50 – DN300

Butterfly valve wafer/lug dengan gear operator dan swing check valve grooved/flanged 300 psi.

Grooved Coupling & Fitting

DN50 – DN300

Rigid dan flexible coupling, elbow, tee, reducer, serta flange adapter untuk sambungan cepat tanpa pengelasan.

[03] KEUNGGULAN

Mengapa Valve Kami Menjadi Tolok Ukur

Valve proteksi kebakaran adalah komponen yang hampir seumur hidupnya diam, lalu dituntut bekerja sempurna satu kali. Delapan hal berikut yang kami jaga agar momen itu tidak pernah gagal.

01

Material Terverifikasi

Kuningan tempa untuk hydrant valve dan ductile iron ASTM A536 65-45-12 untuk gate & alarm valve — bukan besi tuang kelas rendah yang rapuh terhadap water hammer.

02

Sertifikasi Internasional

Produk utama kami UL Listed, cUL, FM Approved, LPCB, VdS, dan CE — diterima oleh konsultan MEP, pihak asuransi, dan Dinas Pemadam Kebakaran.

03

Kepatuhan SNI & NFPA

Konfigurasi sistem mengacu SNI 8867:2020, Permen PU 26/PRT/M/2008, NFPA 14 (standpipe), NFPA 13 (sprinkler), dan NFPA 25 (inspeksi & perawatan).

04

Tekanan Kerja Tinggi

OS&Y gate valve 300 psi (21 bar) dan alarm check valve 250 psi (17,2 bar) — aman untuk zoning gedung tinggi di atas 40 lantai.

05

Coating Fusion Bonded Epoxy

Pelapisan epoxy internal dan eksternal melindungi body dari korosi air stagnan bertahun-tahun di dalam riser.

06

Stok Ready & Ukuran Lengkap

1,5" hingga 12" (DN300) tersedia lintas jenis sambungan: flange ANSI/PN10/PN16, grooved, dan threaded.

07

Dukungan Teknis Engineer

Bantuan pemilihan ukuran, perhitungan friction loss, dan review shop drawing langsung oleh tim teknis kami via WhatsApp.

08

Garansi & After Sales

Garansi produk, ketersediaan spare part (clapper assembly, rubber kit, gasket), serta layanan commissioning dan training operator.

[04] THE MECHANISM — CARA KERJA

Dari Handwheel ke Pancaran Air

Tujuh tahap kerja sistem hydrant dan sprinkler, mulai dari kondisi siaga hingga pemulihan setelah pemadaman. Memahami rantai ini adalah syarat memilih kelas tekanan dan jenis valve yang tepat.

01

Sistem Dalam Kondisi Siaga

Jaringan pipa tegak (riser) selalu terisi air bertekanan yang dijaga oleh jockey pump pada kisaran 7–10 bar. OS&Y gate valve pada riser berada dalam posisi penuh terbuka dan dimonitor tamper switch; hydrant valve pada setiap hydrant box tertutup rapat dengan blank cap terpasang. Alarm check valve menahan air bertekanan di atas clapper sehingga tidak ada aliran balik ke suplai.

02

Hydrant Valve Dibuka

Operator melepas blank cap, menyambung fire hose dengan coupling Machino atau Nakajima seperempat putaran, lalu memutar handwheel merah berlawanan arah jarum jam. Stem naik mengangkat disc dari seat kuningan; luas bukaan bertambah progresif sehingga aliran meningkat tanpa water hammer.

03

Penurunan Tekanan Memicu Pompa

Aliran keluar menurunkan tekanan jaringan. Pressure switch mendeteksi penurunan tersebut dan menyalakan electric fire pump; bila tekanan terus turun, diesel fire pump menyusul sebagai cadangan sesuai NFPA 20. Debit dan tekanan nozzle dijaga minimal sesuai kelas bahaya bangunan.

04

Clapper Alarm Check Valve Terangkat

Pada sistem sprinkler, aliran berkelanjutan mengangkat hinged clapper Model J-1 dari brass seat. Air masuk melalui port pada seat bergalur menuju alarm line, mengaktifkan water motor alarm mekanis dan pressure switch yang meneruskan sinyal ke panel alarm kebakaran.

05

Retard Chamber Menyaring Alarm Palsu

Lonjakan tekanan sesaat pada suplai variabel dapat menggerakkan clapper. Air yang masuk dialihkan ke retard chamber dan dibuang lewat restricted drain. Hanya aliran yang benar-benar berkelanjutan mampu mengisi chamber lebih cepat daripada laju pembuangan sehingga alarm berbunyi.

06

Solenoid Valve Bekerja Otomatis

Pada deluge, foam, dan automatic suppression system, panel deteksi meng-energize coil solenoid. Plunger terangkat membuka pilot orifice; selisih tekanan mengangkat diafragma dan valve terbuka penuh dalam milidetik — tanpa campur tangan manusia.

07

Penutupan & Pemulihan Sistem

Setelah pemadaman, hydrant valve ditutup searah jarum jam hingga rapat namun tanpa torsi berlebih. Sistem di-drain sebagian bila perlu, alarm di-reset, gate valve dikembalikan ke posisi penuh terbuka dan diamankan, lalu berita acara diserahkan ke Authority Having Jurisdiction.

[05] TECHNICAL CODEX

Pembahasan Teknis Mendalam

Empat kajian panjang mengenai material, ambang tekanan, otomasi, dan siklus perawatan — disusun agar konsultan, kontraktor, maupun pengelola gedung dapat mengambil keputusan berbasis data, bukan asumsi.

DEEP DIVE 01

Metalurgi Proteksi Kebakaran

Pemilihan material pada hydrant valve bukan urusan estetika, melainkan urusan waktu. Sebuah valve hydrant menghabiskan 99,99% masa hidupnya dalam kondisi tertutup, terisi air stagnan, dan terpapar udara lembap di dalam hydrant box. Karena itu material yang dipilih harus tahan terhadap dua ancaman utama: korosi elektrokimia jangka panjang dan dezincification, yaitu larutnya unsur seng dari paduan kuningan yang membuat body menjadi keropos seperti spons.

Kuningan tempa (forged brass) yang kami gunakan memiliki kandungan tembaga tinggi sehingga struktur butirnya rapat dan padat setelah proses penempaan. Berbeda dengan kuningan cor murah yang sering menyimpan porositas mikro di dalam dinding body, kuningan tempa tidak menyediakan jalur rembesan bagi air bertekanan. Inilah sebabnya hydrant valve berkualitas dapat menahan 12–16 bar tanpa weeping di badan valve, dan mengapa jejak cetakan merek pada body — seperti tanda IWA atau ZEKI pada foto produk kami — hanya dimungkinkan oleh proses tempa presisi.

Pada coupling Nakajima dan Machino, tuntutan metalurgi bergeser dari ketahanan tekanan ke ketahanan aus. Coupling mengalami ratusan siklus sambung-lepas selama masa pakai, sering dengan pasir dan debu di permukaan lug. Kuningan dengan kekerasan sedang justru ideal: cukup keras untuk tidak tergerus lug penahan, namun cukup ulet agar tidak retak ketika dijatuhkan ke lantai beton. Gasket karet NBR pada muka coupling melengkapi sistem — ia hanya perlu terkompresi 15–25% untuk menutup sempurna, sehingga operator tidak perlu memaksa putaran.

Handwheel dibuat dari besi tuang yang dicat merah karena dua alasan teknis. Pertama, besi tuang memberi massa dan diameter besar sehingga torsi yang dibutuhkan tangan manusia untuk membuka valve pada tekanan penuh tetap manusiawi. Kedua, besi tuang tidak akan berubah bentuk plastis seperti aluminium ketika dipukul atau diinjak, sehingga tetap dapat diputar setelah bertahun-tahun. Warna merah adalah kode identifikasi darurat internasional, dan kami mempertahankannya konsisten pada seluruh lini produk.

Untuk komponen bertekanan besar seperti gate valve dan alarm check valve, kuningan tidak lagi ekonomis. Di sini kami memakai ductile iron ASTM A536 grade 65-45-12 — tiga angka yang berarti kuat tarik minimum 65 ksi, kuat luluh 45 ksi, dan elongasi 12%. Angka elongasi inilah pembeda kritisnya: besi tuang kelabu biasa hampir tidak memiliki elongasi dan akan pecah getas ketika terkena water hammer, sedangkan ductile iron mampu melar terlebih dahulu sebelum gagal. Pada sistem yang pompanya dapat start mendadak, sifat ulet ini adalah margin keselamatan yang tidak bisa ditawar.

DEEP DIVE 02

Ambang 300 PSI: Mengapa OS&Y Gate Valve Menjadi Patokan

Angka 300 psi pada OS&Y gate valve FireKing bukan sekadar klaim pemasaran; ia adalah konsekuensi perhitungan hidrolika gedung tinggi. Kolom air statis setinggi 100 meter saja sudah menghasilkan tekanan sekitar 10 bar. Tambahkan tekanan kerja pompa, margin residual di nozzle tertinggi, dan lonjakan transien saat pompa start, maka jaringan riser gedung 30–40 lantai dengan mudah menyentuh 16–18 bar pada zona terbawah. Kelas 300 psi (21 bar) memberi ruang aman yang dibutuhkan konsultan tanpa harus memecah zona secara berlebihan.

Keunggulan konfigurasi OS&Y terletak pada transparansi mekanisnya. Batang berulir berada di luar body dan naik ketika valve dibuka, sehingga posisi valve dapat dibaca dari jarak beberapa meter tanpa alat bantu. Dalam standar proteksi kebakaran, control valve harus indicating — sebuah valve yang tertutup tanpa diketahui adalah penyebab paling umum kegagalan sistem sprinkler di lapangan. Stem FireKing sudah pre-notched di pabrik sehingga supervisory switch dapat dipasang langsung untuk melaporkan setiap perubahan posisi ke panel alarm.

Seat resilient wedge menggantikan konsep metal-to-metal seat lama. Wedge ductile iron dilapisi karet EPDM tervulkanisasi penuh yang menekan langsung ke dinding body berlapis epoxy. Hasilnya adalah jalur aliran tanpa cekungan seat (full port, unobstructed waterway) yang tidak menampung sedimen, plus penutupan bebas tetes tanpa memerlukan torsi ekstrem. Karena tidak ada seat ring logam yang bisa terkikis, umur pakai valve jauh lebih panjang pada air yang mengandung partikel.

Fusion bonded epoxy adalah lapisan yang menentukan apakah valve masih bisa dibuka setelah sepuluh tahun tidak disentuh. Bubuk epoxy disemprot ke permukaan besi yang telah dipanaskan lalu meleleh dan berikatan secara kimiawi, menghasilkan lapisan seragam di dalam maupun di luar body, termasuk pada sudut flange yang sulit dijangkau cat konvensional. Tanpa lapisan ini, tuberkulasi korosi di dalam body akan mengunci wedge pada dudukannya.

Dimensi yang mengacu AWWA C515 dan drilling flange yang cocok terhadap ANSI B16.1 Class 125 sekaligus EN1092-2 PN10/PN16 memberi keuntungan praktis pada proyek Indonesia, di mana pipa dan fitting sering berasal dari pemasok berbeda dengan standar berbeda. Satu jenis valve dapat dipakai lintas standar tanpa adaptor tambahan — mengurangi titik sambungan, mengurangi potensi kebocoran, dan mempercepat instalasi.

Terakhir, disiplin torsi. Datasheet menetapkan torsi penutupan mulai 27 Nm pada DN50 hingga 305 Nm pada DN300. Operator sering mengira valve yang diputar lebih kencang akan lebih rapat; kenyataannya, kelebihan torsi merusak lapisan karet wedge dan mendeformasi stem nut. Kami menyertakan tabel torsi pada setiap penyerahan barang dan menganjurkan pemakaian torque wrench pada valve DN200 ke atas.

DEEP DIVE 03

Suppression Otomatis: Peran Solenoid Valve pada Smart Building

Solenoid valve adalah titik pertemuan antara logika elektronik dan tenaga hidrolik. Pada sistem hydrant konvensional, keputusan membuka aliran dibuat oleh manusia; pada deluge system, foam system, dan automatic fire suppression untuk ruang server maupun panel listrik, keputusan itu diambil oleh panel deteksi dalam waktu yang tidak mungkin dicapai manusia. Solenoid valve menerjemahkan sinyal listrik tersebut menjadi bukaan penuh dalam hitungan milidetik.

Mekanismenya bertumpu pada prinsip pilot-operated diaphragm. Ketika coil dialiri arus, medan magnet mengangkat plunger stainless dan membuka orifice pilot berdiameter kecil. Tekanan di ruang atas diafragma langsung turun, dan selisih tekanan dari sisi inlet mendorong diafragma terangkat sehingga jalur utama terbuka lebar. Karena tenaga pembuka utamanya berasal dari tekanan media itu sendiri, coil berukuran kecil sanggup mengendalikan aliran pada tekanan hingga 70 bar — sebagaimana pada tipe S918304170N dengan orifice 17 mm.

Spesifikasi coil sering diabaikan padahal justru di situ kegagalan lapangan terjadi. Rating IP66 berarti coil terlindung dari debu dan semburan air bertekanan, kondisi yang lazim di ruang pompa. Penanda 100% ED (energized duty) berarti coil dirancang menyala terus-menerus tanpa panas berlebih — mutlak untuk konfigurasi normally closed yang harus tetap terbuka sepanjang kejadian kebakaran. Coil dengan duty cycle rendah akan terbakar setelah beberapa menit dan menutup jalur air justru saat paling dibutuhkan.

Pemilihan konfigurasi normally closed atau normally open menentukan perilaku sistem saat listrik padam. Normally closed adalah pilihan standar untuk deluge: jalur tertutup saat idle dan hanya terbuka ketika sinyal datang. Namun untuk aplikasi tertentu seperti sistem pembuangan otomatis atau pelepasan tekanan, normally open lebih tepat sehingga kegagalan daya justru membawa sistem ke kondisi aman. Diskusi ini selalu kami lakukan bersama konsultan sebelum menetapkan tipe.

Integrasi ke gedung pintar membuka lapisan kemampuan baru: solenoid valve dapat dipicu oleh detektor asap addressable, VESDA aspirating detector, panel BMS, atau kombinasi zona (cross-zoning) yang mengharuskan dua detektor aktif sebelum air dilepas. Dengan cross-zoning, risiko pelepasan air yang tidak diinginkan ke ruang berisi perangkat elektronik mahal dapat ditekan drastis tanpa mengorbankan kecepatan respons.

Perawatannya sederhana namun tidak boleh dilupakan: uji fungsi setiap enam bulan dengan mensimulasikan sinyal panel, periksa strainer di sisi inlet karena partikel sekecil satu milimeter dapat menyumbat orifice pilot, dan pastikan seal diafragma masih elastis. Kami menyediakan seal kit NBR, EPDM, dan Viton sesuai media yang digunakan — air bersih, air laut, maupun larutan foam concentrate.

DEEP DIVE 04

Protokol Perawatan & Siklus Hidup Viking Model J-1

Pemilik bangunan bertanggung jawab menjaga sistem proteksi kebakaran dalam kondisi operasional — pernyataan yang tercantum jelas pada dokumen teknis Model J-1 dan pada NFPA 25. Karena itu perawatan alarm check valve bukan aktivitas opsional yang bisa ditunda hingga anggaran tahun berikutnya, melainkan kewajiban hukum dan moral yang berjenjang: bulanan, triwulanan, semesteran, dan lima tahunan.

Inspeksi visual bulanan berfokus pada pembacaan dua manometer. Adalah normal bila gauge di sisi sistem menunjukkan tekanan lebih tinggi daripada gauge sisi suplai, karena lonjakan tekanan terperangkap di atas clapper. Yang tidak normal adalah tekanan sisi sistem yang turun di bawah sisi suplai, karena hal itu menandakan clapper atau by-pass trim tidak menutup rapat. Periksa juga tanda korosi, kebocoran dari restricted drain retard chamber, dan pastikan main control valve tetap terbuka serta tersegel.

Uji alarm aliran air triwulanan dilakukan melalui alarm test valve pada trim, yang memungkinkan pengujian tanpa menurunkan tekanan sistem. Pressure switch harus aktif, alarm elektrik harus terdengar, dan water motor gong harus berbunyi. Bila gong berbunyi terputus-putus saat pengujian menggunakan system test valve, itu indikasi udara masih terperangkap di jaringan — solusinya bukan mengganti gong, melainkan memasang auxiliary vent dan membuang udara secara benar.

Main drain test semesteran mengukur kesehatan suplai air, bukan valve. Catat tekanan statis, buka penuh main drain, lalu catat tekanan residual saat aliran penuh terbentuk. Bandingkan dengan data pengujian sebelumnya: penurunan tekanan residual dari tahun ke tahun menandakan penyempitan pipa oleh tuberkulasi atau masalah pada suplai kota. Penutupan main drain harus dilakukan perlahan untuk menghindari water hammer yang dapat merusak clapper.

Inspeksi internal lima tahunan adalah pekerjaan paling teknis. Sistem dinonaktifkan setelah pemberitahuan kepada AHJ, main drain dibuka, lalu cover screw dilepas untuk mengeluarkan seluruh cover/clapper assembly. Brass seat dibersihkan dari mineral dan sedimen — tanpa solven maupun abrasif — dan setiap orifice pada seat bergalur harus dipastikan bebas sumbatan karena melalui lubang inilah alarm bekerja. Clapper diuji kebebasan geraknya dan spring diuji ketegangannya.

Peringatan yang paling sering dilanggar di lapangan: jangan pernah memberi pelumas apa pun pada seat, gasket, atau komponen internal. Grease berbasis petroleum akan menggembungkan dan merusak karet EPDM sehingga clapper tidak lagi menutup rapat — kerusakan yang baru diketahui bertahun-tahun kemudian saat alarm gagal berbunyi. Bila rubber clapper menunjukkan retak, sobek, atau bekas galur dalam, ganti dengan replacement rubber kit resmi (08522–08525 sesuai ukuran).

Pemasangan kembali harus mengikuti torsi baut cover: 19 ft.lbs untuk DN80 dan DN100, 45 ft.lbs untuk DN150, dan 93 ft.lbs untuk DN200, dikencangkan menyilang secara merata. Setelah itu sistem diisi ulang dengan membuka main control valve secara perlahan sambil membuang udara melalui system test valve, alarm shut-off valve dibuka kembali, seluruh valve diamankan pada posisi normal, dan AHJ beserta pihak monitoring diberi tahu bahwa sistem telah kembali beroperasi. Dokumentasi setiap langkah inilah yang menjadi bukti kepatuhan saat audit asuransi maupun sertifikasi laik fungsi bangunan.

[06] PORTFOLIO

Instalasi yang Telah Kami Kerjakan

Rekam jejak penyediaan dan pemasangan valve hydrant pada bangunan tinggi, kawasan industri, fasilitas kesehatan, dan pergudangan di berbagai kota di Indonesia.

Ruang pompa kebakaran dengan manifold pipa merah dan rangkaian gate valve

01

Hotel & Apartemen 32 Lantai

Jakarta Selatan

Suplai 210 unit hydrant valve 2,5" Machino, 46 unit OS&Y gate valve DN150, dan 8 unit alarm check valve DN150 untuk sistem zoning tiga tingkat tekanan.

02

Kawasan Industri Manufaktur

Cikarang, Bekasi

Instalasi jaringan hydrant ring main 8" dengan 24 pillar hydrant two way, siamese connection, dan gate valve DN200 pada tiap sectional.

03

Gudang Logistik High-Bay

Marunda, Jakarta Utara

Sistem sprinkler ESFR dengan alarm check valve DN200 + retard chamber, water motor alarm, dan supervisory switch terintegrasi panel addressable.

04

Rumah Sakit Tipe B

Surabaya, Jawa Timur

Hydrant box indoor tipe A2 pada 6 lantai, hydrant valve 1,5" & 2,5", serta solenoid valve untuk area server dan ruang panel.

05

Pabrik Kimia & Tank Farm

Gresik, Jawa Timur

Foam-water system dengan solenoid valve deluge, gate valve 300 psi, dan monitor nozzle untuk perlindungan tangki penyimpanan.

06

Mall & Pusat Perbelanjaan

Bandung, Jawa Barat

Retrofit valve riser lama ke OS&Y gate valve fusion bonded epoxy 300 psi tanpa mematikan operasional mal (staged shutdown).

[07] FAQ TEKNIS

Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

Rangkuman pertanyaan seputar ukuran, kelas tekanan, kepatuhan SNI, cara kerja, hingga perawatan. Belum terjawab? Kirim pertanyaan Anda langsung ke tim teknis kami.

Dengan perawatan sesuai NFPA 25, hydrant valve dan gate valve dapat melayani 15–25 tahun. Lakukan inspeksi visual bulanan, uji alarm aliran air triwulanan, main drain test semesteran, dan inspeksi internal alarm check valve setiap lima tahun. Jangan pernah memberi pelumas berbasis petroleum pada seat, gasket, atau bagian internal karena akan merusak komponen karet.

DIRECT TECHNICAL LINE

Rancang Sistem Hydrant
Anda Hari Ini

0813 1913 1032

Penawaran harga, datasheet resmi, sertifikat UL/FM, dan rekomendasi ukuran dikirim pada hari kerja yang sama.



base44
Edit with Base44